anyeongg….
akhirnya bisa juga publish ini fanfic,, hehe
mungkin judul sama alur ceritanya gak nyambung,, abis bingung mau kasih judul apa…
dan ceritanya juga alurnya ngalor ngidul gak jelas,, ckck
tapi aku udah berusaha ,,, semoga pada suka ^^ hehe
jangan lupa coment yahh !!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Title : Love and Kill / Bad Boy
Cast : unknown, kwon eyoung, Jung Yunho, Choi siwon
Genre : romantic, pembunuhan, NC17
Length : chapter

Aku adalah Jung Yunho,
orang tuaku memiliki perusahaan Jung cooperation,
dan aku adalah pewarisnya,
aku mempunyai seorang adik perempuan bernama Jung Jihye, dia adalah gadis yang amat cantik seperti ibuku,dan aku juga mempunyai kekasih yang sangat kucintai, kwon eyoung
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“anyeong oppa…” kata eyoung saat memasuki ruang kantorku,,
“chagy” kataku berdiri lalu menghampirinya,,,
“oppa… kata ahjjumma kau tadi malam demam ya?”Tanya eyoung
“hehe iya ,, tapi sekarang sudah sembuh kok” kataku ,, lalu dia menempelkan tangannya ke dahiku “masih sedikit anget tauk” ucap eyoung ,
”tapi kalau ada kamu pasti langsung sembuh” kataku sambil memeluknya
“aishh oppa… ayo duduklah aku membawakan makan siang untukmu” kata eyoung lalu menaruh bingkisan yang dari tadi di bawanya ke meja,
“emmm… kau masak sendiri?”tanyaku “tentu oppa” jawabnya sambil membuka lunch box,,
“whoa… sepertinya ini sangat lezat” kataku mengambil sumpit, dan segera mencoba masakan eyoung
“emmm… lezat chagy” kataku “kyaa… akhirnya aku berhasil membuat kimbab dengan benar….. haha”tawa eyoung
“ahh aku ingin setiap hari merasakan masakanmu” kataku
“otthoke?? Baiklah jika kita menikah aku akan memasakkan makanan untukmu setiap hari” ucapnya sambil tersenyum
“yah… jadi kita harus nikah dulu” ucapku
“emm… tidak juga,, oke aku akan memasakkanmu makan siang setiap hari” kata eyoung
“haha benarkah??? gomawo chagiyaa” kataku mencubit hidungnya,,
Tiba tiba handphoneku berbunyi,
Akupun meraihnya
~nomor tak dikenal~
“yoboseyo” kataku tapi tidak ada jawaban dari penelpon
“hallo.. “ kataku lagi,,, tapi masih sunyi…
“hallo…. siapa ini? Maaf aku sibuk jika kau hanya main main jangan telpon aku!” ucapku lalu mematikan telpon
“oppa siapa?”Tanya eyoung “I don’t know, hanya penelepon iseng” jawabku
“oh… “ jawab eyoung tanpa ekspresi,,
Akhir akhir ini memang sering nomor tak di kenal menelponku,
Dan seperti biasa mereka tidak berbicara ketika aku mengangkatnya, sungguh mengganggu…
“eyoung ah… besok aku mau pergi ke Perancis” ucapku
“hemm… untuk apa?”tanyanya
“ada urusan pekerjaan, kau mau ikut??” tanyaku
“besok??”tanyanya, akupun mengangguk
“sampai kapan?”tanyanya
“mungkin sekitar lima enam hari” ucapku
“emm… aku tidak bisa, aku sibuk menyiapkan Opera Campus” ucapnya
“oh iya… yasudahlah aku pergi sendiri” ucapku
“hehe mianhe oppa, tapi jangan lupa kau pulang dan tonton pentasku, jangan sampai lebih dari 6 hari di sana” kata eyoung
“ne chagiya… walaupun di pentas itu kau beradegan mesra bukan denganku aku tetap menonton” ucapku sambil menekankan adegan mesranya
“yah jangan menyindir” ucapnya cemberut
“kyahaha… kau mau oleh oleh apa dari sana?”tanyaku
“emm… cukup kau pulang dengan selamat dan sehat itu sudah membuatku senang” ucapnya manis
Akupun tersenyum,, “baiklah aku akan pulang dengan sehat dan selamat, apa aku juga pulang membawa gadis perancis yah??”tanyaku,
“hah gadis perancis… silahkan bawa, jika kau berani kalian akan ku buat menjadi gimbab seperti ini” katanya sambil memasukkan sebuah gimbab ke mulutnya
“hahaha… pacarku sadis” ucapku
“tapi kau sayang” balas eyoung
“ne… aku sangat menyayangi pacarku “ ucapku membuatnya tersipu
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Malam ini adalah sebelum keberangkatanku ke Prancis,,
Aku mengajak eyoung ke Memorié café
Café favoritku dan eyoung,,
“anyeonghaseo… silahkan tuan dan nona mau pesan apa?”Tanya seorang pelayan,
“aku chocolate latte, dan hmmm…. Chocolate hazelnut pie” ucapnya sambil tersenyum ke pelayan itu,
dia memang sangat menyukai coklat,, dan dia suka tersenyum
“baiklah nona, tuan anda mau pesan apa?”Tanya pelayan itu
“aku cappucino latte dan banana pancake saja” ucapku
“baiklah tuan,, pesanan kalian akan datang 5 menit lagi” ucap pelayan itu,,
“emm… oppa,, besok kau berangkat ke Paris jam berapa??”tanyanya
“jam 10 , kau mau mengantar??”tanyaku “hemmmm baiklah” ucapnya
Lalu kamipun terdiam,,
Aku rasa ini adalah waktu yang tepat,,
Akupun menyelipkan jemariku ke sakuku, mengambil sebuah kotak
Dan menyodorkannya kepada eyoung
“kwon eyoung… maukau kau menikah denganku??”tanyaku kepada eyoung sambil membuka sebuah kotak yang berisi cincin ,,
“omoo… oppa, kau jangan bercanda?”Tanya eyoung yang duduk di depanku gugup,
“anii… aku tidak bercanda, maukah kau menjadi istriku?”tanyaku,,
“ne…” jawabnya,, “gomawoyo” jawabku
Lalu perlahan aku memasukkan cincin itu ke jari manis eyoung,
Sangat pas dan cantik,
“gomawoyo oppa” katanya,,
“ne… saranghae” ucapku
“nado saranghae” jawabnya,
kulihat wajah eyoung bersemu bahagia,,
Dan akupun bahagia,
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“eyoung ah aku berangkat dulu, jaga dirimu baik baik” kataku mencium kening eyoung
“ne oppa… hati hati di sana, jangan menggoda gadis lain” ucapnya
“ne chagy, aku akan selalu ingat dengan calon istriku” ucapku
Kulihat eyoung bersemu, sungguh amat cantik..
Akupun berjalan ke arah pintu keberangkatan,,
Dan eyoung terus melambaikan tangannya hingga aku memasuki check point,
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
5hari kemudian,
“Tuan Jung” ucap sekertaris Kim
“ne…?” tanyaku sambil membereskan bajuku ke koper, hari ini aku akan pulang ke Korea
“tuan jung, ini tiket pesawat anda” kata sekertaris kim,
Lalu aku mengambil tiket itu,
“ne… kansahamnida ahjjusshi” jawabku,
Lalu dia menggeret koperku keluar, dan akupun berjalan keluar juga,
Aku benar benar tidak sabar untuk bertemu eyoung,
Aku sudah di butakan oleh cintanya,
Haha…
Lalu ku ambil handphoneku dari saku jasku ,
Dan mengklik nama eyoung
“yoboseyo, chagiya” ucapku
”oppa…. Hari ini kau akan pulang ke korea kan??”tanyanya
“ne… aku akan pulang ke korea, ini aku baru akan ke bandara” ucapku
“baiklah,,, hati hati yaa aku sangat merindukanmu” jawab eyoung
“ne.. chagiya,,, aku juga sangat merindukanmu” ucapku
“oppa… mianhe ini sudah malam, aku akan tidur, telpon aku , saat kau sampai” ucapnya
“ya tidurlah yang nyenyak chagy… nanti aku akan menelponmu lagi,, saranghae”
“nado… saranghae” ucapku
Lalu akupun menutup telponnya
Dan kulihat mobilku sudah ada di lobby hotel ,
“silahkan tuan jung” ucap sekertaris kim membukakan pintu mobil untukku,
“ne… kansahamnida” ucapku,,
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Perjalan Paris ke Seoul benar benar melelahkan,
Tapi aku tetap semangat karena akhirnya aku kembali,,
“tuan Jung” ucap sekertaris Kim tiba tiba
“ne…ahjjusshi?”tanyaku
“terjadi situasi gawat,,, lebih baik sekarang kita ke rumah “ ucap sekertaris jung dengan wajah khawatir
“ahjjusshi ada apa??”tanyaku bingung
“sudah tuan, lebih baik kita ke rumah sekarang” ucapnya,
Lalu aku dan sekertaris Kim bergegas pulang ke rumah,
Beberapa saat kemudian,
Kami sampai di rumah keluargaku,,
Kulihat rumahku tinggal puing puing,,
dan penuh dengan pagar polisi,
“ahjjusshi ini ada apa??”tanyaku,,
“em… tuan besar Jung , Nyonya dan nona jihye… mereka terbunuh dalam kebakaran ini”ucap sekertaris Kim
Membuatku kaget,,
“EOMMA , APPA DAN JIHYE MATI!!!!!, SIAPA YANG BERANI MELAKUKAN INI SEMUA?” bentakku
Kulihat sekertaris Kim terdiam,
“saya baru dapat berita barusan tuan… tadi pagi ada yang sengaja menaruh bom di rumah Tuan besar, dan rumah Keluarga Kwon , dan kedua keluarga itu meninggal dalam waktu yang bersamaan” ucap sekertaris Kim gugup,
Tunggu keluarga Kwon… EYOUNG!!
“Keluarga KWON! Jadi hari ini APPA, EOMMA, JIHYE, KWON AHJJUMMA, KWON AHJJUSHI DAN EYOUNG MENINGGAL!” teriakku tak percaya
“tuan Jung tenanglah” ucap supirku
Aku hanya diam,, air mataku perlahan memenuhi mataku
Harusnya hari ini aku bahagia,, tapi…
Ternyata semua orang yang sangat kusayang terbunuh dengan cara yang sama,
“Maafkan saya tuan,, saya juga tidak tahu apa apa, mungkin ini…”ucapnya terhenti,
“Kim Ahjjusshi… siapa yang berani menaruh bom ini” ucapku dingin
“eng… polisi masih melakukan penyelidikannya tuan” ucapnya gugup
“Kim ahjjushhi” ucapku lebih mendalamkan suaraku
Dia hanya diam,
Aku tahu siapa yang melakukan ini, yang selama ini mempunyai dendam denganku,
Dengan keluargaku,
“choi siwon”
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Sementara itu
Kediaman Choi
“haha… kau memang anak appa yang paling pintar siwon” ucap appa
“haha appa,, akhirnya bajingan itu sekarang tidak mempunyai siapa siapa lagi, dan eyoung tidak menjadi miliknya” ucapku tertawa
“dan perusahaan kita tidak punya saingat seberat keluarga Jung dan Kwon lagi” ucap appa
“mari kita bersulang untuk kemenangan ini” ucapku menjulurkan gelas yang penuh red wine ku
“cheers” ucap appa menyentuhkan bibir gelasnya dengan milikku
Heh… Jung yunho, kini eyoung bukan lagi milikmu atau milikku, dia milik tuhan….
Dan sekarang kau lah target berikutnya
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Aku termenung di depan kaca,
Kulihat mataku sembab,
Yah sudah 2 hari ini aku menangis,
Yunho yang kuat kini menjadi rapuh,
Sangat rapuh…
Bahkan kini aku tidak mempunyai tujuan hidup lagi,
Dan hari ini adalah pemakaman keluargaku dan keluarga eyoung,
Akupun segera bersiap, dan berjalan keluar kamar apartemenku, yah sekarang aku hanya punya apartemen, setelah rumahku luluh lantah karena bom itu,
“Tuan Jung aku turut berduka cita” ucap kim ahjjusshi
Aku hanya diam, dan berjalan menuju mobil…
Rumah duka ini sudah sangat ramai,
Penuh dengan para teman sejawat appa dan eomma, dan juga teman dari keluarga kwon
Kulihat dari beberapa yang datang, aku melihat seorang gadis yang nasibnya sama sepertiku,
Dia adalah kakaknya eyoung,
Dia menatapku penuh kebencian,
Dari dulu dia tidak pernah merestui hubunganku dengan eyoung,
Dia hanya merestui siwonlah yang menjadi kekasih eyoung,
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
“YAH CHOI SIWON! KENAPA KAU MELAKUKAN INI” bentakku menarik kerah siwon
“yah Hyung apa yang kau maksud?? Oh ya aku turut berduka cita atas meninggalnya keluargamu karena insiden.. emmm bom ya??”ucapnya meremehkan
Kulayangkan pukulanku ke wajah porselennya itu
“Bastard!! kau yang melakukan ini semua, anak buahmu yang memasang bom itu pada rumahku dan rumah eyoung kan” bentakku
“haha itu memang anak buahku yang melakukannya,, bukankah mereka pintar” ucap siwon sembari menyeka darah yang keluar dari mulutnya
“Kau… dasar bajingan busuk! Bahkan kau tidak merasa bersalah” ucapku penuh amarah
Lalu aku meninjunya lagi,
Sementar dia hanya diam menerima tinjuanku
“sudah puas??”tanyanya sangat aku berhenti meninjunya
Aku hanya diam menatapnya tajam,
“oke, aku masih ada rapat, terimakasih pukulanmu” ucapnya lalu berjalan keluar
Akupun segera menarik kerahnya, dan mendorongnya ke lantai,
Amarahku sudah benar benar memuncak,
Tanpa aku sadari anak buahnya sudah berada di belakangku,
Dan,,,
BUGHH….
Kurasakan sebuah benda tumpul mengenai belakang kepalaku,
Dan akupun terjatuh…
Pandanganku menjadi buram, dan perlahan menjadi hitam..
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kulihat pria itu terjatuh ke lantai,
Seburat senyum terpancar di bibirku
“Tuan kita apakan dia?”Tanya anak buahku
“Buang dia ke sungai Han” perintahku
“baiklah tuan” ucap anak buahku lalu menyeret tubuh tuan Jung itu keluar,
Selamat tinggal Tuan muda Jung
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
To Be Continued
Kyaaa….. istrinya siwon jangan bunuh akuu,,
maaf yah di sini siwonnya jahat…
ini cuman cerita fiksi yang berasal dari otak gaje ku, jadi maklum gak jelas… hehe
Harap memberikan coment,, walaupun hanya satu kata dua kata…
‘n Don’t Be a SILENT READER!!!!